Konfigurasi Share Hosting

 

Share Hosting | System Administration Network


A. Tujuan Pembelajaran

Memahami apa itu Share Hosting secara umum dan mampu mengkonfigurasi Share Hosting dengan tepat dan benar.

B. Pengertian

Share Hosting adalah layanan di mana banyak website ditempatkan dalam satu server fisik yang sama. Artinya, semua website tersebut berbagi sumber daya yang dimiliki server itu, seperti ruang penyimpanan (disk space), kapasitas prosesor (CPU), memori (RAM), dan lalu lintas data (bandwidth). Karena sumber dayanya digunakan bersama-sama oleh banyak pengguna, biaya hosting ini jadi sangat terjangkau. Meskipun begitu, setiap website tetap memiliki area penyimpanannya sendiri dan panel kontrol yang terpisah untuk mengelola website, email, dan database mereka. Keuntungan utamanya adalah kemudahan penggunaan dan biaya yang rendah, karena semua pemeliharaan dan pengaturan teknis server sudah diurus oleh penyedia layanan.

C. Media Pengerjaan

  1. Laptop 
  2. File ISO Ubuntu 22.04



  3. VMware Workstation Pro 16


  4. Putty

D. Konfigurasi Share Hosting

  1. Gunakan perintah dibawah untuk melihat  di konfigurasi jaringan ubuntu atau debian.


  2. Jika sudah lakukan perintah diatas maka akan terlihat konfigurasi jaringan di server. Disini terlihat saya menambahkan tiga IP Address pada interface ens37.


  3. Lakukan perintah untuk menyimpan konfigurasi sebelumnya.


  4. Terlihat bahwa IP Address yang telah ditambahkan sebelumnya sudah tertambah di dalam server.

  5. Lakukan instalasi webserver apache2 dengan perintah di bawah.

  6. Lakukan update pada server.

  7. Lalu install paket tambahan untuk web server apache2 dengan perintah di bawah.

  8. Pindah direktori ke bind, dan masukkan perintah dibawah untuk mengubah nama domain di dalam server.

  9. Tambahkan 3 nama domain dan 1 domain ip ke dalam server.

  10. Buat 3 zona domai n dan tambahkan 1 domain ip dengan cara menyalin file zona doamin dari db.local dan db.127.

  11. Buka file zona domain pertama yakni (giri) dengan perintah nano giri.

  12. Lakukan pengeditan file zona domain giri seperti dibawah ini.

  13. Buka file zona domain kedua yakni (mahida) dengan perintah nano mahida.

  14. Lakukan pengeditan file zona domain mahida seperti dibawah ini.

  15. Buka file zona domain ketigayakni (satria) dengan perintah nano satria.

  16. Lakukan pengeditan file zona domain satria seperti dibawah ini.

  17. Ketikkan seperti dibawah.

  18. Lalu tambahkan nameservers yang merupakan IP Gateway yang terhubung ke internet. Nameserver disini adalah 192.168.161.192.

  19. Lakukan restart pada service bind9, agar konfigurasi yang telah diterapkan bisa bekerja.

  20. Ketikkan perintah ini.


  21. Lalu tambahkan 3 zona domain sebelumnya dan masing domain ip pada konfigurasi dns di server.
    .
  22. Lakukan restart kembali agar konfigurasi dns bisa diterapkan.

  23. Lakukan ping ke 3 zona domain yang telah dikonfigurasi, jika berhasil maka hasilnya akan seperti dibawah.

  24. Lakukan instalasi paket resolvconf dengan perintah dibawah.


  25. Tambahkan DNS pada path /var/etc/resolvconf/resolv.conf.d/head. Dan lakukan konfigurasi DNS seperti dibawah.
  26. Lakukan 2 perintah dibawah untuk menerapkan konfigurasi DNS yang telah dilakukan sebelumnya.

  27. Lakukan restart bind9.

  28. Lakukan ping ke 3 zona domain sebelumnya kembali untuk memastikan bahwa konfigurasi DNS berhasil.

  29. Lakukan juga ping ke 3 zona domain tersebut di client.

  30. Ketikkan perintah dibawah untuk membuak file web server apache2.

  31. Pastikan konfigurasi html web server apache2 seperti dibawah.


  32. Lakukan copy pada virtual host default menjadi virtual host domain baru dengan perintah dibawah.


  33. Lakukan pengeditan pada virtual host pertama dengan perintah dibawah ini.

  34. Atur bagian servername menjadi www.namadomain dan juga ubah bagian documentroot seperti dibawah.

  35. Lakukan pengeditan pada virtual host kedua dengan perintah dibawah ini.


  36. Atur bagian servername menjadi www.namadomain dan juga ubah bagian documentroot seperti dibawah.

  37. Lakukan pengeditan pada virtual host ketiga dengan perintah dibawah ini.


  38. Atur bagian servername menjadi www.namadomain dan juga ubah bagian documentroot seperti dibawah.

  39. Lakukan penambahan 3 user di server seperti dibawah.






  40. Jika user telah terbuat, maka file dari 3 user tersebut akan muncul di direktori home seperti dibawah.


  41. Copy file html yang berada di /var/www/html kedalam root masing-masing virtual seperti dibawah.

  42. Lalu file html di masing-masing root.





















  43. Akses ketiga zona domain di client menggunakan microsoft edge, internet exproler, atau chrome, lalu ketikkan http://www.namadomain/ . Jika berhasil maka muncul tampilan seperti dibawah.











Komentar

Postingan Populer